tulisan sejarah segala kebohongan

Blog EntrydiaJul 5, '08 12:28 AM
for everyone


duh. mana yaaaa. mana yaa. duh! saya sedang disibukkan mencari arsip blog mengenai orang - orang yang ingin saya temui. pernah baca kan? ya kan? mana ya? mana ya? mana ya? teringat. lalu tersenyum. siapa? siapa? dia! iya dia!!! bener kan? emang gak ada yang namanya kebetulan. karena menurut saya, sebenernya kita bisa merancang apa yang sebenernya akan terjadi. lagian, saya iseng menulis nama orang yang saya temui itu. out of mind. gak mau tau gimana caranya. yang pasti harus ketemu. walau dengan  tulisan label di  punggung "siapa elo?" dan. ternyata saya tak perlu repot - repot ke utrecht, atau ke singapore. atau bahkan bermimpi mencarinya ke jakarta. toh... orang yang saya cari ini  malah datang ke kota kembang dengan sendirinya. kemarin dia ada di depan mata. dan duduk berbarengan dengan saya juga beberapa orang yang sebidang dengannya. bercerita. berkumpul dengan orang yang. wahhh. ternyata ini orangnya. siapa si? hehehehe. iya.  si itu. mbak retrodiva. iya. iya. dia si inisial NPM. dia ada disebelah gueeeee!!!!??! :D



Blog Entrylove song for ...Jun 20, '08 5:32 AM
for everyone


sambil duduk bengong
sambil ngemil chocochip cookies
sambil ngupi hot caramel macchiato
sambil dengerin lagu ini
sambil cengengesan
sambil ngupil
hehe....


love song
for?


no one :)




Love Song for No One - John Mayer

Blog EntryTuhan,Jun 15, '08 12:08 PM
for everyone

errr....
Alhamdulillah.
terimakasih banyak ya.
Fabiayyi alaa - i rabbikumma tukadzdzibaan naj?
*sambil senyum berkembang kembang :D






Beautiful Day - U2

Blog Entry.LagiJun 6, '08 4:53 AM
for everyone

 

Disebut
tak punya hati.
Lagi.Sedang mati rasa.
Lagi. Memang mati rasa. Lagi.
Atau mematikan rasa?  Lagi? Lagi.
Disebut aneh. Lagi. Sedang aneh. Lagi.
Atau memang aneh? Lagi? Lagi. Disebut gila.
Lagi. Sedang gila. Lagi. Atau memang gila?
Lagi? Lagi. Disebut sakit jiwa. Lagi.
Sedang sakit jiwa. Lagi. Atau
memang sakit jiwa?
Lagi?


Saya?
Lagi?
Atau mereka?
Lagi?



Blog Entrylihat!May 7, '08 1:06 AM
for everyone
Seseorang dengan embel - embel "panji" di namanya mendadak berkomentar hasil karya foto saya. cantik, katanya. dengan basa basinya saya menjawab "wahhh thx om... " lalu ditambahi icon senyum nyengir kuda dibelakangnya. beberapa jam kemudian, ternyata saya mendapat sebuah komentar balasan lagi. saya buka. tulisannya "kembali. mau jadi model sometime?". HAH?!?!?! hahahaa. ngakak? iya jelaslah. kaget? pastinya. lalu dengan cepat saya balas lagi "he??? saya suka motret. tak suka dipotret. sayangnya ...."  setelah itu saya ngadu pada adik2an bontot yang kebeneran lagi online di ym. sigh. benar saja. dia ngeledek puas. "MODEL! ELO JADI MODEL?" saya tertawa. dia? jangan ditanya lagi. sudah terbayang tampang nyebelinnya sambil ngakak tertawa memegang perut buncitnya.


benarkan? orang - orang pikirannya sudah mulai gila. nawarin sih yang kaga - kaga aja. beberapa menit yang lalu saya mendapat komentar balasan lagi nih. setelah dibuka. tenyata jawabannya adalah "gak percaya..." dengan tambahan icon no, i disagree. tuh kan. dibilangin malah kaga pecaya. lihat! siapa yang gila?




Blog EntrydilemmaMay 6, '08 10:39 AM
for everyone
akhirnya kebimbangan kembali meraja
pertahanan tak lagi sekuat baja


masih mencari suara dalam hati
memilih hidup atau mati


kudu milih quiz apa rally foto seruni yaaaaa?!?!?!
whuaaaaaaaaaa..... *tears


Blog Entryvodka dan jilbabMay 5, '08 8:51 PM
for everyone

 

Cara kerja ilmiah pemikiran manusia sejak dulu didoktrin dengan pemahaman hubungan sebab akibat. Adanya kejadian ini disebabkan oleh ini dan akibatnya ini. Hingga pada akhirnya kita percaya pada realitas dualitas seperti adanya hitam putih. siang malam. Baik buruk. Benar salah. Hidup mati.  Hal – hal yang bisa terpikir oleh logika manusia.

 

Seiring jalannya mesin waktu dunia, hidup tidak selamanya berjalan lurus apalagi mulus. Pada akhirnya realita akan membawa kita pada satu persimpangan. Terjebak dalam sebuah ruang dan waktu dimana saatnya kita harus memilih satu. atau keduanya. atau bahkan tidak memilih sama sekali.

 

Sekejap mendadak bisa jatuh kecemplung dalam dunia hitam. atau berdiri tegap mantap berjalan lurus di dunia putih. atau berpijak di dunia abu – abu dalam kebimbangan. atau menyerah mati saja?

 

Logika terus berjalan, tidak ada yang tidak mungkin. Dimana kita bisa saja sejenak tenggelam dalam bujuk rayuan vodka lalu dengan keadaan sadar akhirnya terseret dalam lingkaran suci bersih, setelah itu berjilbab. Enggan memilih salah  satu diantaranya. Tidak juga  mau memilih untuk menyerah mati. Tapi memilih penyeimbangan hidup diantara keduanya. Seperti penyeimbangan antara …. vodka dan jilbab. hm. selamat datang ketidakwarasan.




terinspirasi oleh shout seseorang dengan id ym inagikku


Blog Entrynajm rawks!Apr 28, '08 11:44 AM
for everyone


WHUAAAAAAAAAAAAAAAA......
AKHIRNYA!!!


bukan amy kalo gak nekat
bukan miss najm kalo gak sakit jiwa
bukan sang perempuan hujan kalo gak keren gila


alhamdulillah
satu cita - cita tercapai juga
hehehhe...


buat si merah jagoan ganteng saya
makasi banyak ya.
ini baru latihan.

cuma satu jam setengah ini kan?
setelah ini bakal sering keknya
wekekeke....

mencihuyyy abis lah najm ni





Blog EntryK dan LApr 27, '08 11:19 AM
for everyone


di awal september kemarin,
peri penjaga yang baik hati itu memperingatkan


"hati - hati...
jangan terkecoh dalam pergaulan
 kawan bisa menjadi lawan
 lawan bisa menjadi kawan"


hey... tau kan ???
bedanya kata kawan dan lawan itu,
cuma beda huruf depannya saja?
ayo cepat dalami artinya!





Blog Entrysabar [edited]Apr 22, '08 12:03 AM
for everyone

* Bagaimana kamu bisa sabar menghadapi sesuatu,

bila kamu belum mempunyai pengetahuan cukup tentang hal itu?


* Musa berkata, "Insya Allah kamu akan mendapati aku sebagai seorang yang sabar dan aku tidak akan menentangmu dalam suatu urusan pun."


* Dia (Khidir) berkata " jika kamu mengikutiku, maka janganlah kamu menanyakan sesuatu kepadaku sampai aku sendiri menerangkannya kepadamu."


* lalu berjalanlah keduanya, hingga tatkala mereka menaiki perahu, lalu Khidir melubanginya. Musa berkata, "Mengapa kamu melubangi perahu itu, bukankah akibatnya dapat menenggelamkan penumpangnya? sesungguhnya kamu telah berbuat kesalahan besar."


* dia (Khidir) berkata, "Bukankah aku telah mengatakan bahwa sesungguhnya kamu tidak akan sabar bersamaku."


* Musa berkata, "janganlah kamu menghukumku karena kealpaanku dan janganlah kamu membebaniku dengan kesulitan dalam urusanku."


* Kemudian berjalanlah keduanya, hingga tatkala mereka berjumpa dengan seorang anak, lalu Khidir membunuhnya. Musa berkata, "mengapa kamu membunuh jiwa yang bersih, tanpa alasan yang benar? sesungguhnya kamu telah melakukan kemungkaran."


*Khidir berkata "Bukankah sudah kukatakan kepadamu, bahwa sesungguhnya kamu tidak akan sabar bersamaku."


* Musa berkata, "Jika aku menanyakan kembali sesuatu kepadamu, maka janganlah kamu memperbolehkan aku menyertaimu, sesungguhnya kamu sudah memberiku cukup uzur kepadaku."


* Lalu keduanya berjalan; hingga tatkalanya mereka berdua tiba pada penduduk suatu negeri, mereka minta supaya penduduk negri itu mau menjamunya, tetapi penduduk negri itu tidak ada yang menjamu mereka. kemudian di dalam negeri itu mereka melihat dinding sebuah rumah roboh, lalu Khidir menegakkan dinding itu. Musa berkata, "Jikalau kamu mau, niscaya kamu mengambil upah untuk itu."


* Khidir berkata," Inilah saat perpisahan antara kau dan aku. aku akan memberitahukan kepadamu tujuan perbuatan2ku yang membuatmu tidak sabar menghadapinya."


* Adapun bahtera itu adalah milik orang - orang miskin yang bekerja dilaut, dan aku bertujuan merusakkan bahtera itu, karena dihadapan mereka ada seorang raja yang hendak merampas setiap bahtera.


* Adapun anak itu, kedua orangtuanya adalah orang - orang mukmin namun kami khawatir kelak anak itu akan menjadikan kedua orang tuanya berbuat kesesatan dan kekafiran.


* dan kami menghendaki supaya Tuhan mengganti anak itu dengan anak yang lain yang lebih baik kesuciannya dan lebih menyayangi (orangtuanya)


* Adapun dinding2 rumah itu adalah milik 2 orang anak yatim yang tinggal di kota itu, dan dibawahnya tersimpan harta benda milik mereka. Ayahnya adalah seorang yang saleh, sehingga Tuhanmu menghendaki bila kelak anak2 itu dewasa, mereka dapat menggunakan hartanya sebagai rahmat dari Tuhanmu dan aku melakukannya tidak menurut kemauanku sendiri. demikianlah tujuan dari perbuatan2ku yang membuatmu tidak sabar menghadapinya.


source : QS. Al Kahfi 68 - 82
from missnajm's friendster blog 22 may 2007


Dalam hidup sehari - hari, seringkali terdengar keluhan. "gue udah cukup sabar. tapi sampai kapan harus saba....rrrrr?".*


kadang tanpa disadari, saat melihat sesuatu yang tidak lazim dari pandangan di sekeliling, kita dengan begitu mudahnya kemudian menjudge sekaligus menilai sesuatu itu baik atau buruk. benar atau salah . padahal?!?! belum tentu! itu kan penilaian satu sisi sudut pandang manusia. sementara orang yang di judge? apa akan berpikiran sama? rasanya belum tentu. berpikir berputar. toh ... setiap sesuatu pasti ada tujuannya kok. gak perlu ribetin urusan orang lain lah. seperti tulisan kecil di blog saya yang lain "Tuhan gak bakal bawa kita kesini, tanpa maksud dan tujuanNya. jadi, tenang saja. aja wedi kangelan."


Buat aldie aroganku. terimakasih, mudah2an blog ini berguna buat yang lain juga. maaf bukan maksud menggurui yang baca ya. cuma share apa yang sudah saya baca.. ^_^




Blog Entrytentang pakuApr 20, '08 3:08 PM
for everyone

Pada suatu hari, hiduplah seorang anak lelaki dengan watak buruk. Khawatir dengan perilaku anaknya, Ayahnya lalu memberi dia sekantung penuh paku, dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham dengan orang lain.


Hari pertama dia memaku 37 batang dipagar. Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari. Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri daripada memaku di pagar.

 

Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang paku pun, dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya. Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap hari bila dia berhasil menahan diri/bersabar.
 

Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar. Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata :
 

"Anakku, kamu sudah berlaku baik tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang ada dipagar. Pagar ini tidak akan kembali seperti semula. Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain, hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar." 

"Kau bisa menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali, tetapi akan meninggalkan luka." 

"Tak peduli berapa kali kau meminta maaf/menyesal, lukanya akan sama perihnya dengan luka fisik. Tapi itu akan selalu membekas. " 

"Kawan-kawan adalah perhiasan yang langka." 

"Mereka membuatmu tertawa dan memberimu semangat." 

"Mereka bersedia mendengarkan jika itu kau perlukan, mereka menunjang dan membuka hatimu." 

"Tunjukkanlah kepada teman-temanmu betapa kau menyukai mereka..."


*kutipan dari blog rio. dan sebelumnya saya pernah dengar di salah satu stasiun radio dan juga buku yang saya lupa judulnya apa.




dan untuk kamu yang mudah - mudahan masih memiliki hati. 
"biar gimanapun caranya . lo tetep gak pernah bisa balikin hidup yang kemarin hilang bung"

Blog Entryakhirnyaaaa....Apr 10, '08 10:04 PM
for everyone

bisa kebuka juga ni MP.
ya ampuuuuunn kemanaa ajaaaa???
duuuhhh udah berapa bulan sih gak buka :))
liat posting puluhan yang gak sempat kebaca
hampir saja saya mau gila.....



Blog EntryGod's willMar 19, '08 10:46 AM
for everyone

Percaya dengan God’s will?
Kehendak Tuhan?

 

Siang ini saya mendapatkan berita duka. Bahwa hari minggu lalu, salah seorang tetangga saya yang berbeda beberapa blok dari rumah saya meninggal dunia. Mendengar cerita meninggal dunia, saya hanya menunduk mengangguk seraya berucap “Inalillahi wa inailaihi rajiun” ya segala yang datang dariNya pada akhirnya akan kembali juga padaNya.

 

Tapi tunggu dulu! Ada satu cerita yang membuat saya terkejut merinding sekaligus juga diam terpaku. Iya. Cerita punya cerita. Ternyata lelaki yang diberitakan meninggal dunia ini, menghembuskan nafas terakhirnya pada saat rapalan akad nikah. Mungkin saking excitednya dia akhirnya nikah? Mungkin sakit jantung? atau mungkin apalah itu. Man…. PAS AKAD NIKAH!!! tiba - tiba terjatuh. Setelah beberapakali di cek, ternyata udah gak ada. Sigh. Speechless. Gak kebayang bagaimana rasanya menjadi mempelai yang berada di sampingnya, yang konon pada saat itu tak hentinya menjerit dan pingsan berulang kali. Tolong tabahkan hatinya dan keluarganya Tuhan :(

 

Astagfirullahalazhim. Atagfirullahalazhim. Atagfirullahalazhim. Gak mau. Sedih baget pastinya. Hal ini buat saya merenung seharian. Berpikir tentang saya. Berpikir tentang blognya om deddy klik juga soal  Lebih baik berpisah sebelum nikah? Atau berpisah sesudah nikah?” Hahhh! Dua – duanya sama sekali bukan pilihan yang enak. Apalagi kalau kejadiannya seperti yang baru saja saya ceritakan. Yah namanya juga kehendak Tuhan siapa yang bisa cegah sih? Meskipun kita sudah merasa sudah jodoh, sudah mantap, sudah siap segala sesuatunya, tapi ternyata Tuhan menentukan lain? Siapa yang bisa larang? Siapa coba? Siapaaaa?

  

"Innamaa amruhuu idzaa araada syaian ay yaquula lahuu kun fayakun" (QS. Yaasiin 82)

“sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata “Jadilah!”, maka terjadilah ia.

 


Merinding.
Pait. pait. pait. pait. pait.





Blog Entry...Mar 12, '08 4:35 AM
for everyone

Do you dare to stay out?

or

Do you dare to go in?

 

How much can you lose?
How much can you get?
How much can you win?

 

And if you go in,
Should you turn into left or right?
Or right and three quarters?
Or maybe not quite?

 

U can get so confused that you’ll start into race
Down long wiggled roads at break necking face
And grind on for miles across weirdish wild
Space handed I fear towards a most useless place

 

from where it called
“The Waiting place”

 

For people just waiting for a train to go
Or for a bus to come
Or a plane to go
Or the mail to come
Or the rain to go
Or the snow to snow
Or waiting around

 

For a  yes or no


Or a string of pearls
Or a pair of pants
Or a wig with curls

Or

another chance?




......
.fracture.

Blog Entry..Feb 4, '08 11:47 AM
for everyone




Magrib. Salman. Duduk di taman. Diam. Tanpa teman. Menatap hujan.







Blog Entryjatuh cinta? Jan 5, '08 11:53 PM
for everyone

 

Mati Rasa? Hahahaha… Siapa bilang saya mati rasa ? Saya. Saya. Saya ternyata terlalu mudah untuk jatuh cinta. Terkejut? Atau mungkin cemburu? hm? Hahahaha... Iya Iya. Ehem! Ok saya perjelas lagi. Ternyata sebegitu mudahnya saya jatuh cinta pada seseorang yang sama sekali tidak saya kenal bahkan tahu namanya, hanya karena dia mengajak saya shalat berjamaah bersama. Bagaimana bisa?

 

Teringat jelas dalam ingatan. Sore itu di sebuah mushola kecil, matahari bersinar lembut. Hangatnya terpancar menembus kaca jendela kecil di hadapan saya. Dan saya yakin sekali, jika kembali menengok keluar akan ada goresan pelangi selepas hujan. Tapi saya begitu enggan, karena saya sudah niat untuk melaksanakan shalat Ashar. Sedikit telat memang. Melihat sekitar. Assalamualaikum. Hm. Ternyata hanya sendiri. Huff.

 

Bermain pikiran. Ritual bicara dengan ilham. mencari. Ham.. ham... ham... Ugh. Kenapa ya mendadak saya rindu. Iya rindu. Saya begitu merindukan seseorang berdiri di depan saya. Rambut basah. Mengenakan sarung. Menuntun saya menuju surgaNya. Hm.

 

Baru saja beres mengenakan mukena, tiba2 seorang lelaki dengan kopiah dan sarung hijau datang dengan tergesa, tersenyum, “Assalamualaikum”. Saya tersentak. Entah kenapa saya tidak berani menatap, tapi sekilas sempat terpancar sinar dari wajahnya dan rambutnya terlihat sedikit basah. Ia bertanya “Mau jamaah bareng?” saya diam terpaku. Tersadar. Barulah menjawab “Walaikumsalam wr.wb . Boleh.” sambil tersenyum mengangguk. Terharu. Alhamdulillah Ya Allah. Sayup terdengar bacaan qamat. Merinding.

 

Seucap salam. Saya perhatikan punggungnya. Iya punggung. Hanya punggung. Punggung itu seperti mengandung banyak arti. Entah apa. Saya tak mengerti. Tangannya kemudian menengadah, sayup terdengar doa – doa yang iya ucapkan. Saya dengar lantunan puji – pujian pada Sang Khalik. Lama sekali ia berdoa. Setelah selesai barulah ia menoleh ke arah saya. Tersenyum. Sekilas terlihat kristal di ujung matanya. Saya menunduk. Di beranjak. “Assalamualaikum” “walaikumsalam wr.wb.” dia pergi.


Pssstt...
ham... ham...

oi...

HAM!!!

apa sih!...

Itu...
Siapa ya?
 


*
tak sabar lagi untuk menunggu
untuk buncahan rindu yang mulai meng-ungu.

  


Blog Entrysaya...Nov 28, '07 7:16 PM
for everyone

Saya tau.,

Saya tau saya tau

Sudah beberapa waktu ini

Saya bisa rasakan saya bisa rasakan

               

Saya tau,.

Saya tau saya tau

Segala bukan kebetulan

Saya tau ini sudah jalannya

Saya tau saya tau saya tau saya tau

 

tolong saya,

TUHAN….


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help